search blogku

Saturday, August 25, 2012

Wakatobi: Tips Wisata Murah Menuju Wanci



Foto udara pesisir Pulau Wangiwangi, Wakatobi, beberapa saat sebelum mendarat di Bandara Matahora, Wanci.

WAKATOBI menjadi tujuan wisata populer karena keindahan alamnya, pesona terumbu karang, budaya yang unik, dan penduduknya yang ramah. Juga makanan seafood-nya yang khas.

Bagaimana mencapai Wakatobi?

Pertama, Wakatobi bukan Bali. Pulau terpencil di Sulawesi Tenggara ini belum memiliki akses penerbangan 24 jam.

Masuk ke Wakatobi sebaiknya lewat Bandara Hasanuddin, bandara hub di Indonesia timur. Dari Makassar, Anda bisa memilih ke Wakatobi via Baubau atau Kendari.

Tersedia beberapa penerbangan ke Baubau maupun Kendari. Hanya saja, pilihan ke Wakatobi via pesawat terbang dari Baubau maupun Kendari sangat terbatas.

Dari Baubau ke Wakatobi hanya dengan Express Air tiga kali sepekan, Senin, Rabu, Jumat. Sedangkan dari Kendari ke Wakatobi  hanya dengan Merpati. Itu pun hanya hari Sabtu.

Pilihan terbaik adalah pesawat via Makassar.  Makassar-Wanci bisa lewat Express Air. Pesawat Express Air take off dari Bandara Hasanuddin, Makassar, pukul 09.00 pagi menuju Bandara Betoambari, Baubau, dalam perjalanan menuju Bandara Matahora, Wanci (Wakatobi).

Penerbangan ke Baubau dengan pesawat buatan Jerman 32 tempat duduk ini memakan waktu 45 menit. Transit di Baubau 10 menit, pesawat kemudian terbang ke Wanci 25 menit. Total perjalanan Makassar-Wanci 80 menit.

Melalui rute tradisional (kapal kayu dan kapal Pelni), Makassar-Wanci ditempuh dua hari.

Pesawat Express Air take off pukul 09.00 dari Makassar. Bila Anda hendak ke Wakatobi dari Jakarta, Anda bisa mencari pesawat pagi ke Makassar.

Jakarta-Makassar ditempuh dua jam penerbangan.

Express Air Makassar-Wanci pp tiga kali sepekan, yakni Senin, Rabu, Jumat.

Pilihan murah adalah dengan kapal laut. Kapal Pelni yang berlayar ke Baubau 3-4 kali sepekan. Ada pula pelayaran ferry Makassar-Baubau.

Dengan kapal Pelni, Makassar-Baubau ditempuh sekitar 12 jam.

Dari Baubau selanjutnya bisa naik kapal kayu (sekitar 10 jam pelayaran) menuju Wanci, ibukota Kabupaten Wakatobi.

Alternatif lain dari Baubau adalah ke Lasalimu dengan naik mobil sekitar dua jam. Lasalimu-Wanci sekitar 3-4 jam saja via ferry. Rute ini dipilih bagi mereka yang mabuk laut.

Jika pilihannya dari Kendari, Anda bisa naik kapal ferry sekitar 10 jam dari Kendari ke Wanci. Pada musim ombak, rute ini sangat tidak disarankan terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak. Kecelakaan di laut sangat jarang tapi berisiko mabuk laut.
Kalau ingin menghemat ongkos, naik kapal laut adalah pilihan yang masuk akal. Bagaimanapun, naik kapal laut, menikmati sunset di atas kapal, menyaksikan panorama pulau-pulau dan laut biru, membawa sensasi tersendiri.

Soal selanjutnya adalah hotel. Tempat nginap terkenal adalah Patuno Resort. Resort ini terletak di tepi pantai di Patuno, jauh dari permukiman penduduk. Bule senang menginap di sini. Tarif per malam di atas Rp 500 ribu.

Kalau mau berhemat, carilah hotel melati di Mandati atau Wanci.  Namanya hotel melati, tarif Rp 200 ribu pun ada.


Foto dan Informasi Wakatobi